MEMBANGUN KESEHATAN HOLISTIK DI BULAN RAMADHAN: KAJIAN DAN EDUKASI DI MAHAD AL- JAMIAH UIN MATARAM
Senin, 13 Ramadhan 1446 H yang bertepatan dengan13 Maret 2025, Mahad al-Jamiah UIN Mataram sukses menyelenggarakan kegiatan edukatif bertema "Membangun Kesehatan Holistik di Bulan Ramadhan." Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan spiritual selama bulan suci Ramadhan, serta memberikan edukasi kepada peserta tentang cara menjalani ibadah puasa dengan optimal tanpa mengabaikan kesehatan.
Acara dimulai dengan sholat Asar berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan Wird alLatif dan Tadarrus bersama. Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan sesi kajian yang diisi oleh Ustadz Dr. H. Dedy Wahyudin.M.A. Dalam kajiannya, beliau menyampaikan pentingnya keseimbangan antara ibadah, pola makan, dan aktivitas fisik agar puasa dapat berjalan dengan lancar serta membawa manfaat optimal bagi tubuh dan jiwa.
Dalam pemaparannya, Ustadz Dr. H. Dedy Wahyudin. M.A. menjelaskan bahwa menjaga kesehatan selama Ramadhan adalah bagian dari ibadah. Mengutip hadis Rasulullah SAW, beliau mengingatkan bahwa tubuh memiliki hak yang harus dijaga, termasuk dengan mengonsumsi makanan bergizi saat sahur dan berbuka, serta menjaga pola tidur yang baik. Beliau juga menekankan pentingnya mengelola stres dan menjaga ketenangan hati agar puasa tidak hanya menjadi rutinitas fisik, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah SWT. Para peserta, yang terdiri dari Mahasantri Mahad al-Jamiah UIN Mataram, mengikuti acara dengan penuh antusias dan mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya menjaga kesehatan secara holistik. Suasana kekhusyukan dan kebersamaan semakin terasa, seiring dengan semangat untuk menjadikan Ramadhan sebagai bulan penuh keberkahan dalam aspek ibadah dan kesehatan.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, para peserta dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menjaga kesehatan tubuh dan jiwa, ibadah selama Ramadhan dapat dijalani dengan lebih baik, sehingga tujuan utama untuk meraih derajat taqwa dapat tercapai dengan optimal.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah seorang hamba berpuasa di bulan Ramadhan, kemudian ia berbuka dengan sesuatu yang halal, melainkan Allah akan mengampuni dosadosanya yang telah lalu.'"(H.R Muslim)
Dengan berakhirnya sesi kajian ini, diharapkan semangat dalam menjaga kesehatan tidak hanya bertahan selama bulan Ramadhan, tetapi juga terus berlanjut di bulan-bulan berikutnya sebagai bagian dari gaya hidup Islami yang sehat dan seimbang. @Faridatul Aini