TADABBUR AL- QUR’AN (MEMAHAMI MAKNA DAN HIKMAH DI BULAN RAMADHAN) BERITA KAJIAN RUTIN BERAMAL MAHAD AL-JAMIAH UIN MATARAM HARI KE-14
Jum'at, 14 Ramadhan 1446 H bertepatan dengan 14 Maret 2025, Mahad Al-Jamiah UIN Mataram kembali mengadakan kegiatan Kajian Rutin BERAMAL yang merupakan salah satu program rutin dari Mahad Al-Jamiah UIN Mataram untuk memperdalam pemahaman keagamaan dan membentuk karakter mahasantri yang islami. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Mahad Al-Jamiah dan dihadiri oleh seluruh mahasantri Mahad Al-Jamiah UIN Mataram serta pengurus mahad al- Jamiah UIN Mataram.
Pada kesempatan kali ini, kajian rutin BERAMAL diisi oleh Prof. Dr. H. L. Supriadi, MA. yang juga merupakan Muallim Mahad Al-Jamiah UIN Mataram. Beliau memberikan ceramah dengan tema yang sangat relevan dengan situasi bulan Ramadhan, yaitu "Tadabbur al-Qur'an: (Memahami Makna dan Hikmah di Bulan Ramadhan)". Tema ini dipilih untuk menggali lebih dalam mengenai hikmah puasa dan bagaimana Ramadhan sebagai bulan yang penuh berkah dapat memberikan manfaat yang luas bagi umat Islam, baik dalam aspek spiritual, sosial, maupun kesehatan. Dalam ceramahnya, Prof. Dr. H. L. Supriadi, MA memulai kajian mengucapkan Syukur atas nikmat yang sangat luar biasa diantaranya bisa mengkaji ayat- ayat yang terkait Ramadhan kemudian beliau lanjutkan dengan berdoa “semoga allah selalu memberkahi kita dan menjadikan kegiatan ini sebagai pemberat timbangan kita kelak di yaumil qiyamah” doa beliau.
Membahas tafsir dari Surah Al-Baqarah Ayat 183-185, mengenai puasa di bulan Ramadhan. Beliau menjelaskan dengan sangat rinci tentang hikmah penggunaan adat tasybih (perumpamaan) dalam ayat-ayat tersebut, yang mengajarkan umat Islam untuk lebih kuat menjalani puasa sebab orang- orang terdahulu juga puasa sehingga tutur beliau tentang hikmah penggunaan adat tasybih “ jika umat- umat terdahulu saja mampu untuk puasa mengapa kita tidak?” jelas beliau. Kemudian beliau juga menerangkan faedah 10 hari pertama bulan Ramadhan dipenuhi dengan Rahmat, 10 hari ke 2 dianugerahi dengan maghfirah (ampunan), dan yang terakhir 10 hari ke 3 dilimpahi dengan pembebasan dari api neraka. Beliau juga menyampaikan bahwa manfaat puasa itu ada 3, selain untuk spiritual puasa juga sangat bermanfaat untuk ijtimaiyah (sosial), dan Kesehatan.kegiatan kajian rutin BERAMAL ini ditutup dengan sesi doa yang dipimpin langsung oleh Prof. Dr. H. L. Supriadi, MA. Dalam doanya, beliau memohon kepada Allah SWT agar segala amal ibadah yang telah dilakukan selama bulan Ramadhan ini diterima dan diberikan keberkahan. @Heni Muslihatun Alawiyah